Dalam Kurikulum 2013, Pendidikan Prakarya Dan Kewirausahaan Diajarkan Kepada Semua Siswa SMA, MA, dan SMK

April 16, 2013 at 1:07 am 2 comments

Dalam Kurikulum 2013, pendidikan prakarya dan kewirausahaan diajarkan kepada semua siswa SMA, MA, dan SMK. Pemberian materi ini, antara lain, untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini.

Antonius Tanan, Presiden Universitas Ciputra Entrepreneurship, di Jakarta, Selasa (26/2), mengatakan, diperkenalkannya pendidikan kewirausahaan secara formal di sekolah merupakan langkah yang baik untuk menyiapkan lahirnya lebih banyak lagi wirausaha di Indonesia.

”Kewirausahaan pun memang selayaknya diperkenalkan ke semua siswa supaya tidak kalah populer seperti olimpiade sains,” kata Antonius.

Menurut Antonius, pendidikan kewirausahaan secara pedagogis penuh tantangan. Sebab, pendidikan kewirausahaan ini bisa berhasil jika tidak hanya sekadar teori.

”Arah pendidikan kewirausahaan yang diinginkan pemerintah ini harus jelas. Kewirausahaan itu bukan belajar teori lalu diujikan. Justru, pendidikan kewirausahaan harus bisa nyata dialami siswa. Apakah para guru sudah disiapkan pada paradigma pendidikan kewirausahaan untuk menyiapkan siswa mampu mandiri menjadi wirausaha atau cuma sekadar tahu,” ujarnya.

Maman Suwarman, guru SMAN 79 Jakarta, mengatakan, para guru perlu pelatihan lewat training of trainers sebab tidak banyak guru yang paham melaksanakan pendidikan kewirausahaan.

”Materi kewirausahaan selama ini ada di pelajaran ekonomi. Namun, guru cuma tahu teori,” kata Maman, penanggung jawab pendidikan kewirausahaan di SMAN 79 Jakarta.

Di SMAN 79 Jakarta, mata pelajaran muatan lokal pendidikan kewirausahaan dikembangkan karena banyak siswa sekolah ini berasal dari keluarga miskin.

Sekolah kemudian membekali siswa dengan keterampilan membuat limbah kerang menjadi beragam produk kerajinan sekaligus mengajarkan siswa menjualnya.

Bukan sekadar berdagang

Antonius mengatakan, pendidikan kewirausahaan bukan sekadar siswa bisa berdagang. Justru siswa harus mampu mengembangkan inovasi dan kreativitas agar mampu mengembangkan produk yang tak ada di pasaran yang bisa menguntungkan.

”Pendidikan kewirausahaan sekarang ini diarahkan untuk menciptakan entrepreneur yang inovatif dan kreatif. Karena itu, pemerintah harus memberikan arah yang jelas tujuan dari pendidikan kewirausahaan di level pendidikan menengah ini supaya semua pihak memahami hakikat yang benar dari pendidikan kewirausahaan,” kata Antonius.

sumber :

http://pendidikansekolah.web.id/dalam-kurikulum-2013-pendidikan-prakarya-dan-kewirausahaan-diajarkan-kepada-semua-siswa-sma-ma-dan-smk

About these ads

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

KAB Refresher Course in Papua Review Modul KAB Start Up & Go (22 – 24 April 2013)

2 Comments Add your own

  • 1. istiyanto kurikulum 2013  |  January 5, 2014 at 9:51 am

    Bagi guru dan siswa yang membutuhkan buku penunjang prakarya dan kewirausahaan SMA, dapat menghubungi saya di HP. 081227992609 (P.Heri) atau di blog saya istiyanto.com atau bukupelajarankurikulum2013.blogspot.com

    Reply
    • 2. suwadi ap  |  January 6, 2014 at 12:15 am

      terima kasih pak Istiyanto..semoga teman2 guru bisa memanfaatkannya

      suwadi

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


PHOTO GALLERY

DSCF0139

DSCF0138

DSCF0137

More Photos

CALENDER

April 2013
M T W T F S S
« Jul   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

PENGUNJUNG

  • 22,928 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: